Cerai Sendi Siku, tergesernya satu sama lain bidang-bidang sendi siku

Dalam kejadian ini biasanya lengan bawah bergeserke belakang terhadap lengan atas. Kadang-kadang hanya kepala tulang hasta yang terlepas dari mangkuknya, yang sering pula disertai patah tulang pengumpil. Cerai sendi (luksasi) hampir selalu terjadi karena cedera.

Pada cerai sendi siku, pengikat dan kapsula (simpai) sendi menjadi sobek sebagian atau seluruhnya dan dapat pula terjadi, misalnya, urat otot lengan berkepala tiga (muskulus triceps brachii) terlepas dari tempat melekatnyakepada tulang. Apabila kerusakannya disertai patah tulang, dapat terjadi kerusakan pada saraf tulang pengumpil akibat tulang yang patah itu.

Pemulihan cerai sendi ini dilakukan di bawah pembiusan setempat atau pembiusan umum, dan dokter akan memeriksa denganteliti kemungkinan adanya gangguan terhadap penyediaan darah dan penyediaan saraf.

Setelah tulang-tulang yang bersangkutandibena-hi kembali (reposisi), dokter memeriksa apakah pergerakan lengan bawah,jari, dan siku ke semua arah sudahbaik. Setelah semua tulang dibenahi kembali,dipasang kain segitiga (mitella) untukbeberapa hari.

CHECK-UP, dalam ilmu kedokteran berartipemeriksaan terhadap seseorang yang merasadirinya sehat untuk mengetahui apakahpadanya ada gejala penyakit atau gejalakelainan. Pemeriksaan medis berkala satutahun sekali dianjurkan kepada setiap orangyang telah melampaui usia empat puluhtahun. “Pasien” yang tidak mempunyaikeluhan cukup diperiksa oleh dokter umum.

Untuk pemeriksaan khusus ia harus pergike dokter ahli (spesialis). Setelah segalasesuatu dan semua organ tubuh diperiksa,dalam keadaan normal ia diberitahu bahwatak ada sesuatu yang terganggu, dan supayadiperiksa kembali setahun kemudian. Diantara kalangan medis ada yang agak meragukanfaedah check-up ini.

Alasannya ialahbahwa kalau seseorang menjalani pemeriksaan tahunan dengan hasil tidak kurang suatu apa, lalu sebulan kemudian terjadi gangguan pada salah satu organ tubuhnya, ia tidak akan memperdulikan gangguan tersebutdengan serius, karena ia baru sajadiperiksa dengan seksama dan dinyatakan seratus persen sehat. Maka bila ada gejalaawal suatu penyakit, ia biasanya akan meremehkannya. Akan lain reaksinya kalauia tidak diperiksa sebulan yang lalu.

Alasan lainnya ialah bahwa belumlah jugaterbukti misalnya, bahwa infark jantungyang mematikan belum tentu kurang fatalnya seandainya didiagnose lebih dini.Kendatipun ada pendapat seperti itu, namunsebagian besar dokter mempunyai keyakinan bahwa dengan pemeriksaan sekalisetahun itu banyak gejala penyakit yang dapat diusut. Penelitian terhadapĀ cara mengatasi diabetes melitus tipe 2 terbaik ternyata membuahkan hasil dengan menemukan obat yang paling efektif dan berkhasiat nyata menuntaskan diabetes melitus.