Pola Penurunan Berat Badan Pada Berbagai Diet Populer

Kami juga harus mengetahui pengaruhnya pada fungsi ginjal, kepadatan tulang, dan fungsi kardiovaskuler. Hal ini bisa dipelajari dengan baik bila: (1) kepatuhan peserta masing-masing jenis diet diukur; (2) penurun an berat badan dan efek sampingnya dibandingkan secara berkala; (3) indikator kesehatan seperti kadar kolesterol atau kepadatan tulang diteliti tidak hanya setelah penurunan berat badan tetapi jugasaat berat sudah stabil sehingga efek penurunan berat badan tidak lagi mengalahkan pengaruh komposisi makronutrien pada kesehatan.

Contohnya, beberapa uji klinis dalam kurun waktu enam bulan pertama mempedihatkan peningkatan kolesterol LDL ftolesterol jahat) sampai lebih dari 10% pada 30% relawan peserta diet Atkins, tetapi hanya 16oh pada peserta diet rendah lemak. Beberapa ahli obat tradisional untuk penyakit gula basah terbaru yakin bahwa penyebab peningkatan kolestrol HDL pada diet tinggi lemak ala Atkins adalah kareoa tubuh harus memproduksi lebih banyak kolesterol HDL untuk dapat menghilangkan lemak tidak sehat yang masuk ke dalam peredaran daruh. Ada kemungkinan pelaku diet Atkins vang berat badannya tidak turun lagi dan sudah memasuki fase mempertahankan berat badan mengalami peningkatan kadar kolesterol toral dan kolesterol LDL serta risiko penyakit jantung karena asupan lemak total dan lemak jenuh yang iuga bertambah tinggi.

Pil Penurun Berat BadanĀ 

obat-obatanBayangkan betapa mudahnya mengonsumsi pil setiap hari darrpada melakukan diet untuk menurunkan nafsu makan, meningkatkan metabolisme tubuh, dan tanpa risiko. Sebenarnya hal itu bukanlah sekadar ang n-ang n. Pada dekade yang lalu terjadi ledakan pemahaman ilmiah tentarig molekul-molekul dalam tubuh yang mengatur nafsu makan dan metabolisme. Penelitian ini mungkin akan menjurus pada terciptanya pil “ajaib” untuk menurunkan berat badan. Namun sampai sekarang hal ini belum terjadi, Obat-obatan yang diresepkan sekarang ini tidak efektif atau memiliki efek samping yang buruk.

Obat-obatan Meridia (sibutramine), Pondimin (fenfluramina), dan Xenical (orlistat) bekerja dengan salah satu dari dua cara. Meridia dan Pondimin merangsang sistem saraf sedangkan Xenical memengaruhi penverapan lemak. Hasil pemakaian “jangka panjang” (dua tahun) obat-obatan ini hanya cukup baik. Dibandingkan dengan diet dan olahraga saja, obat-obatan ini hanya menurunkan ekstra satu sampai empat kilogram.