Cara Mencegah Penyakit Pada Kulit Bayi

Cara Mencegah Penyakit Pada Kulit Bayi

Cara Mencegah Penyakit Pada Kulit Bayi – Gangguan kulit yang sering terjadi pada bayi dan balita seperti biang keringat, eksim popok, dan eksim susu sebenarnya dapat dihindari dan diatasi bila orang tua rajin menjaga kesehatan kulit bayi-bayi mereka. Caranya yaitu dengan rajin mengganti popok, menjaga suhu udara kamar tetap sejuk dan nyaman, serta memilih bahan pakaian yang lembut.

Berbeda dengan kulit orang dewasa yang tebal dan mantap, kulit bayi dan balita relatif tipis dengan ikatan antar sel yang longgar. Oleh sebab itu kulit bayi atau anak-anak lebih rentan terhadap iritasi, infeksi, dan alergi. Karena struktur kulit bayi dan balita belum berkembang dan berfungsi secara optimal sehingga memerlukan perawatan khusus.

Perawatan bagi kulit bayi dan balita harus dimulai dari kegiatan sehari-hari, misalnya dengan secara teratur memandikan, membersihkan rambut, serta mengganti baju atau popok mereka pada saat yang tepat. Sebaiknya pakaian bayi terbuat dari bahan yang lembut dan pastikan pakaian mereka selalu bersih. Bahan yang berserat katun haruslah menjadi pilihan pertama bagi anak yang berkulit peka.

Bayi yang baru lahir memiliki kulit yang sangat lembut dan sensitif. Wewangian, Zat kimia, pewarna pada pakaian, dan deterjen dapat membuat kulit bayi mengalami kering, iritasi, terkelupas, dan memerah.

Untuk mencegah penyakit pada kulit bayi, berikut ini beberapa langkah yang bisa Anda lakukan:

  1. Perawatan alami kulit bayi
    Bayi lahir dengan kulit berkerut dan lapisan pelindung yang disebut dengan vernix. Lapisan ini selanjutnya akan terlepas. Ini merupakanproses alami yang berlangsung selama minggu pertama. Jadi, Anda tidak perlu terburu-buru menggosok dan mengolesi kulit bayi dengan krim atau lotion.
  2. Hindari produk bayi pada beberapa bulan pertama.
    Sistem kekebalan tubuh bayi sedang berkembang. Bila Anda memiliki sejarah keluarga mengalami gangguan kulit, alergi atau asma, maka sangat penting untuk melindungi sistem kekebalan tubuh bayi dan melindunginya dari alergi pemicu iritasi.
  3. Cuci baju bayi sebelum dikenakan
    Pastikan Anda menggunakan deterjen khusus untuk bayi yang bebas pewangi dan pewarna. Cucilah baju, alas tidur dan selimut bayi secara terpisah dari cucian keluarga.
  4. Jangan sering-sering memandikan bayi
    Terlalu sering memandikan bayi akan mengangkat minyak alami yang berfungsi melindungi kulit bayi. Hal ini justru akan membuat kulit bayi lebih rentan untuk mengalami reaksi dengan alergen, sehingga justru akan memicu rekasi seperti eksem.
    Bayi cenderung bersih, kecuali soal air liur dan penggantian popok. Selama beberapa bulan pertama, memandikan bayi cukup dengan spons yang dilakukan sebanyak dua atau tiga kali seminggu. Di tengah-tengahnya, Anda cukup membersihkan mulut bayi dan area penggantian popok dengan air atau pembersih (cleanser).
  5. Kulit bayi kering
    Sebagian besar masalah kulit bayi, seperti eksem atau ruam akibat popok, tidak muncul selama bulan pertama atau keuda. Eksem muncul dalam bentuk ruam merah yang gatal. Sebagian besar eksem muncul di wajah, kulit kepala, siku, dan di belakang lutut.

Berikut beberapa trik mencegah penyakit pada kulit bayi kering dan terititasi serta mencegah eksem:

  • Cobalah mandikan sekali seminggu untuk memungkinkan kulit mempertahankan minyak-minyak alami.Batasi penggunaan produk kulit bayi. Jika perlu, gunakan sedikit lotion di area kulit yang kering.
    • Pastikan bayi hanya mengenakan pakaian yang lembut.

Perawatan kulit bayi: ruam akibat popok (diaper rash)Ruam ini seringkali disebabkan oleh iritasi akibat popok kotor yang basah. Ruam ini juga bisa muncul jika kulit bayi tidak dikeringkan dengan benar setelah mandi. Kadang-kadang, infeksi jamur atau bakteri juga bisa menyebabkan ruam. Berikut langkah pencegahan yang bisa Anda coba:

  • Sering-sering memeriksa popok.Segera ganti popok setelah basah atau kotor.Cuci area popok dengan pembersih ringan bebas pewangi atau air bersih. Jika ruamnya parah, gunakan botol semprot untuk membersihkan tanpa menggosok.
    • Gunakan kain bersih yang lembut, bukan tisyu bayi. Pewangi atau alkohol dalam tisyu justru mengiritasi dan membuat kulit bayi lebih kering.Keringkan kulit bayi dengan cara menempelkan dan menekan kain secara perlahan, jangan digosok. Biarkan area popok benar-benar kering tertiup udara sebelum memasang popok baru.
    • Oleskan petroleum jelly atau salep pelindung.Hindari bedak bayi. Bedak berbahan dasar tepung jagung memicu pertumbuhan jamur. Selain itu, bedak juga bisa menimbulkan gangguan paru-paru jika dihirup oleh bayi.

Apabila anda meginginkan produk-produk yang berhubungan tentang perawatan kulit bayi Anda bisa mengunjung website berikut http://etnisa.com/gluta-panacea/. Demikian pembahasan tentang cara mencegah penyakit pada kulit bayi. Selamat mencoba dan semoga berhasil. Terima kasih