Bahan Bakar Tubuh Yang Belum Digunakan Disimpan Dalam Bentuk Lemak

Setiap ketidakseimbangan anara energi masuk dan energi keluar menghasilkan pertambahan atau penurunan berat badan. Persamaan yang sederhana ini menjelaskan alasan pertambahafl atau penurufran berat badan

Cara Mengubah Makanan Menjadi Bahan Bakar

Jaringan dalam tubuh tidak dapat membedakan antara roti isi corned beef dan apel. Hal ini terjadi karena semua makanan dicerna dan diubah menjadi elemen tertentu: gula berasal dad katbohidrat, trigrisedda dan asam lemak dari lemak makanan, dan asam amino dari protein. produk olahan ini bergerak mengikuti ahran darah sampai digunakan sebagai energi atau pertr.rmbuhan, arau untuk disimpan. Gula yang tidak segera digunakan untuk energi akan disimpan di hati sebagai glikogen. Jika tubuh memedukan energi, maka akan diambil dari temp at p enyimp ana n ini. Namun timbunan glikogen dalam hati jumlahnya terbaras danhanya dapat memasok kebutuhan energi selama enam samp at delapan jam, tidak heran banyak dokter yang menyarankan obat herbal untuk penyakit dm yang sudah diakui.

Glikogen yang disimpan di otot adalah sumber energi lainnya, tetapi hanya dapat memberikan energi untuk aktivitas otot dan tidak bisa digunakan untuk organ lain. Protein yang tersimpan dalam otot, jantung, dan diafragma, juga dapat dipakai sebagai sumber bahan bakar tetapi hanya dapat dikeluarkan setelah berpuasa atau kelaparan dalam jangka waktu yanglama. Dampak menggunakan protein tubuh sebagai bahan bakar adalahumur yang tidak paniang karenakehilangan sebagian besar otot yang men),usun strukrur vital. Maka lemaklah yang menjadi simpanan energi utama, yang meliputi 75{ab218d9b82aba37239dd1555bf67740d99ae59904c8293a4b160d18ff15d42bf} seluruh simpanan energi. Lemak sangat sesuai untuk fungsi ini karena merupakan sumber energi dengan densitas tinggi. Lemak mengandung energr dua kali lipat lebih besar dari gr.rla darah atau glikogen.

Cara Menggunakan Bahan Bakar dari Makanan

Kita menggunakan sebagian besar (sekitar 75{ab218d9b82aba37239dd1555bf67740d99ae59904c8293a4b160d18ff15d42bf}) energi yang dibakar setiap hainya untuk menjaga fungsi tubuh “ketika beristirahat” yaitu untuk menjaga agar temperatur tubuh tetap normal; jantung tetap berdenlut; gnjal, hari, otak, sistem saraf tepi, dan organ penting lainnya tetap berfungsi; dan menyediakan bahan bakaruntukproses pengganuan atau peftumbuhan sel. Para ilmuwan menyebutnya pengeluaran energi saat istirahat/resting energi expenditwre (R.EE) atau njlai metabolik basal/-basal metabolik rate (BMR). Definisi REE adalah energi yang dibutuhkan saat Anda tidak melakukan akrivitas fisik yang berarti (misalnya saat Anda duduk menonton TV atau tidur).