Mengenal Struktur Telur Ayam

telur-struktur

Telur tetas merupakan telur yang diperoleh dari induk betina yang dipelihara bersama pejantan dengan perbandingan tertentu. Telur tetas ini rnemiliki struktur atau bagian-bagian yang masing-masingnya berperan penting dalam perkembangan embrio telur hingga dapat menetas. Agar dapat menetas, telur tetas ini sangat tergantung pada keadaan telur tetas dan penanganannya.

Struktur Telur
Pada prinsipnya, semua jenis telur unggas mempunyai struktur yang sama. Telur terdiri dari enam bagian yang penting, yaitu kerabang telur (shell), selaput kerabang telur (shell membranes), putih telur (albumen), kuning telur (yo//c), tali kuning telur (chalazae), dan sel benih (germinal disc). Masing-masing bagian telur tersebut diurai-kan berikut ini.

  1. Kerabang telur
    Kerabang telur merupakan bagian telur yang paling luar dan paling keras. Kerabang ini terutama tersusun atas kalsium karbonat (CaC03). Kalsium karbonat ini berperanan penting sebagai sumber utama kalsium (Ca), sebagai pelindung mekanis terhadap embrio yang sedang berkembang, dan sebagai penghalang masuknya mikro-ba (penjaga isi telur). Kerabang yang sedikit rusak seperti berlubang atau retak menyebabkan mikroba akan mudah masuk ke dalam telur sehingga telur menjadi busuk.
  2. Selaput kerabang telur
    Selaput kerabang telur merupakan bagian telur yang terletak di sebelah dalam kerabang telur. Selaput ini terdiri dari dua lapisan, yaitu selaput kerabang luar (berhubungan dengan kerabang) dan selaput kerabang dalam (berhubungan dengan albumen). Antara selaput kerabang luar dan selaput kerabang dalam terdapat suatu ruangan atau rongga yang disebut ruang udara atau rongga udara. Rongga udara yang terletak di bagian ujung telur yang tumpul berperan sebagai tempat persediaan oksigen untuk pernapasan embrio dalam telur.
  3. Putih telur
    Putih telur ini terdapat di bagian antara selaput telur dengan kuning telur. Putih telur terdiri dari putih telur encer dan putih telur kental. Putih telur sebagian besar mengandung protein. Fungsi putih telur sebagai tempat utama menyimpan makanan dan air dalam telur untuk digunakan secara sempurna selama penetasan.
  4. Kuning telur
    Kuning telur merupakan bagian telur yang berbentuk bulat, berwarna kuning sampai jingga, dan terletak di tengah-tengah telur. Kuning telur ini terbungkus oleh selaput tipis yang disebut membran vitelin. Pada kuning telur inilah terdapat sel benih betina (blastoderm atau germinal dbc) yang sekaligus menjadi tempat berkembangnya embrio. Di samping itu, di dalam kuning telur banyak tersimpan zat-zat makanan yang sangat penting untuk membantu perkembangan embrio. Kuning telur sebagian besar mengandung lemak.
  5. Tali kuning telur
    Tali kuning telur merupakan bagian telur yang berbentuk seper­ti anyaman tali yang membatasi antara putih telur dengan kuning telur. Tali kuning telur ini berfungsi untuk mempertahankan kuning telur agar tetap berada pada tempatnya. Selain itu, tali kuning telur berfungsi untuk melindungi kuning telur selama perkembangan em­brio.
  6. Sel benih
    Sel benih atau kalaza merupakan bagian telur yang berbentuk seperti bintik putih. Sel ini terdapat pada kuning telur. Bila dibuahi oleh sel kelamin jantan, sel benih ini akan berkembang menjadi embrio yang akhirnya akan tumbuh menjadi anak ayam.

Kunjungi Halaman Hal-hal Yang Mengganggu Kesuburan