Sejalan dengan lamanya jangka waktu antara kontak karsinogen dengan serangan kanker

Dalam kata-kata Dr. W-C. Hueper, seorang pelopor penelitian kanker di Amerika, kontak suatu sel dengari agen penyebab kanker “meninggalkan bekas pada sel yang telah terkena sifat karsinogen secara pernanen dan membuatnya lebih peka dalam menghadapi serangan-serangan berikutnya.” Sekalipun terpecah dalam masa yang panjang, kontak-kontak dengan zat yang karsinogenic bisa mempunyai daya serang yang bertumpuk dan seeara berangsur-angsur meningkatkan kemungkinan bahwa kanker akan timbul. Tiap penyakit, tulis Dr. John Cairns, bisa merupakan “hasil akhir dari teberapa kali mutasi yang boleh jadi telah berlangsung kapan saja dalam hidup seorang pasien.” Sementara beberapa kanker muncul dari kontak singkat dengan suatu obat herbal alami kencing manis zat karsinogen yang kuat jauh di masa lampau, sekian kanker lainnya mungkin disebabkan oleh kontak karsinogen yang tak begitu kuat secara berulang-ulang atau kronis.

healthEfek kumulatif ini bisa membantu menjelaskan banyaknya jumlah penderita kanker di kalangan orang-orang tua. Dengan sendirinya, kemungkinan bahwa sekian akumulasi perubahan yang merangsang kanker akan mencapai suatu titik kritis meningkat seiring dengan usia. Kalau akibat kontak karsinogen tak terobati dan bersifat kumulatif, pendekatan kita terhadap pencegahan kanker harus berbeda dari pendekatan yang mendasari peraturan mengenai bahan-bahan beracun yang banyak kita kenal. Bagi sebagian besar racun ada batas minimal di mana serangan darinya diperkirakan tak lagi berbahaya bagi manusia.

Akan tetapi oleh karena kerusakan sel yang ada hubungannya dengan kanker tak bisa terobati, kita pun harus memperhitungkan waktu. Serangan yang tak begitu parah dari suatu agen tertentu bisa saja tidak mengakibatkan kanker, akan tetafi di sini kita harus menambahkan lemungkinan pengaruh kumulatif dari serangan lainnya dalam hidup seseorang. Jelas bahwa demi efektivitas, kampanye-kampanye pencegahan kanker harus berusaha untuk mengurangi masa hidup agen-agen karsinogen yang demikian sering menyerang manusia. Pengetahuan umat manusia akan mempengaruh lingkungan terhadap kanker berkembang amat lambat. Di samping memang rumit, uiaha ini sendiri tak banyak mendapat sambutan dan tidak memiliki sumber-sumber yang diperlukan kalau kita hendak melakukan suatu usaha yang maksimal.